| Gambar: Dokumen Pribadi |
Di
sini tidak ada iming-iming ‘penemuan’ mengubah air menjadi bahan bakar. Yang
ada hanyalah hasil akhir dari proses perubahan posisi sejumlah massa air:
energi. Perbedaan ketinggian titik, adanya aliran massa air, dengan dibantu
turbin air hasil rancangan dari lab Teknik Mesin Undana, maka keinginan
memanfaatkan air sebagai sumber energi bagi masyarakat di desa Linamnutu pun
terwujud.
Ini
sekelumit catatan yang saya buat hari ini, Kamis 30 Juli 2009. Catatan
perjalanan, bagi saya, bukanlah hal yang benar-benar baru. Sering ditulis oleh
orang-orang yang banyak menjumpai hal asing atau menarik sepanjang lintasan
perjalanan atau di tempat tujuan.
Mungkin
tidak ada pentingnya, hanya untuk memuaskan nafsu membuat cerita tentang
perjalanan pribadi. Satu variasi daripada sekadar bercerita lisan kepada
orang-orang yang dijumpai. Para teknisi, calon teknisi, maupun mahasiswa vak
teknik memang sering dikondisikan untuk bekerja dengan tangan dan alat, bukan
dengan mulut alias melalui pembicaraan. Jadi, tulisan ini bisa menjembatani
informasi dari orang-orang yang jarang bicara itu.
Desa
yang Mati Tanpa Kehadiran Energi Listrik
Linamnutu
adalah sebuah kampung di Kecamatan Amanuban Selatan, Timor Tengah Selatan
dengan penduduk 30-an kepala keluarga. Terletak sejauh 22 km meninggalkan
cabang Batu Putih ke arah selatan. Letak Batu Putih sendiri tercatat sejauh 33
km sebelum memasuki kota Soe.

.jpg)



.jpg)
